Langsung ke konten utama

Postingan

Wanita Muslimah bersama Orang Tuanya

Kajian Kitab : Karakteristik Wanita Muslimah  karya Dr. Ali Muhammad Al Hasyimi -Ummi Aisyah- 14 Juni 2026 Di zaman ini, perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun generasi. Dari tangan para ibu lahir pemimpin, ulama, pendidik, dan generasi yang akan menentukan masa depan umat dan bangsa. Karena itu, ketika melihat berbagai permasalahan yang terjadi di negeri ini, jangan hanya sibuk menyalahkan keadaan. Jangan sampai kemarahan terhadap kondisi umat membuat kita lupa memperbaiki lingkungan terdekat yang Allah amanahkan kepada kita. Lakukanlah perubahan sekecil apa pun yang mampu kita lakukan. Sebagaimana kisah semut yang membawa setetes air untuk membantu memadamkan api yang membakar Nabi Ibrahim 'alaihissalam. Meskipun kecil, ia ingin berada di pihak kebenaran. Maka seorang muslimah dapat berkontribusi memperbaiki negeri ini dengan memperbaiki dirinya, keluarganya, anak-anaknya, dan hubungannya dengan kedua orang tuanya. Mengapa Kita Harus Mengulang Pembaha...
Postingan terbaru

SABAR

Tadabbur Ayat tentang Sabar Ust. Fitrian Kadir, Lc., M.Si. Bandung, 03 Juni 2026 Tadabbur QS. Al-Baqarah: 152–157 Tujuan kita belajar bukan sekadar mengumpulkan banyak ilmu. Di zaman sekarang, ketika informasi dan teknologi AI semakin berkembang, ilmu pengetahuan sangat mudah diakses. Namun yang lebih penting adalah bagaimana ilmu tersebut menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah ﷻ. Tadabbur Al-Qur'an bukan sekadar membaca, tetapi berjalan mengikuti petunjuk Al-Qur'an. Al-Qur'an adalah panduan hidup, nikmat terbesar yang Allah turunkan kepada manusia. Seluruh isinya benar dan telah terbukti kebenarannya sepanjang zaman. Selama 23 tahun Rasulullah ﷺ berdakwah dengan Al-Qur'an sebagai pedoman. Al-Qur'an mengubah manusia, mengubah peradaban, dan mengubah dunia. Karena itu, ketika mempelajari Al-Qur'an, kita tidak ingin menjadikan diri kita berada di depan Al-Qur'an. Sebaliknya, kita ingin menempatkan Al-Qur'an di depan sebagai penuntun, dan...

Indah karena Ta'at

  Indah karena Taat - Ummi Aisyah- 31 Mei 2026 Tantangan Muslimah di Zaman Media Sosial Kondisi muslimah hari ini, bahkan manusia secara umum, hampir tidak bisa lepas dari media sosial. Memiliki gadget sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, tantangan terbesar kita bukan lagi kurangnya akses terhadap ilmu. Dengan mudah kita dapat mendengarkan kajian, membaca artikel, dan belajar dari berbagai sumber hanya melalui gadget yang ada di tangan kita. Namun di sisi lain, media sosial juga membuat kita mudah terbawa arus tren dan sesuatu yang sedang viral. Tantangan terbesar seorang muslimah di zaman ini adalah menjaga hati agar tetap istiqamah di tengah begitu banyak distraksi dan kebisingan dunia. Lebih dari itu, sering kali tanpa sadar media sosial menjadi panduan hidup kita, menggantikan Al-Qur'an dan Sunnah sebagai standar. Akibatnya, banyak orang mengalami krisis identitas. Arus pemikiran dan gaya hidup yang bertentangan dengan Islam begitu kuat, sementara li...

Catatan Hati Ibu, 21 April 2026

Ternyata menjadi seorang Ibu bukan hanya menyadarkan diri akan sisi kuatnya. Tapi ternyata memunculkan hal lain.  Lelah yang kerap kali menyergap, menghidupkan monster yang telah lama mati suri. Dari sudut paling gelap, yang bahkan cahaya tidak mampu menembus dindingnya, monster itu bangkit. Makhluk yang tidak pernah ia sadari ada sebelumnya. ternyata lelah mampu menghidupkannya. Tetiba ia berteriak. Menangis. Histeris. Bahkan tanpa sadar tangannya melayang amat ringan meninggalkan jejak luka yang tak terlihat, namun kenangannya pasti teringat. Ia tidak pernah menyangka, ternyata setelah menjadi seorang ibu, ia bisa menjadi sejahat itu. Bahkan pada darah dagingnya sendiri. Sesal kerap kali menghinggapi batinnya, tatkala tubuh kecil itu terlelap dalam tidurnya. Sayangnya ia hanya mampu menatap sepasang mata yang rapat. Ia hanya bisa mencium pipi lembutnya dan sesekali merasakan lembut sentuhan nafasnya. Ia tidak menangis kali ini. Sudah terlalu banyak air matanya tumpah. Entah mungk...

Cappuccino : Tentang Cinta yang Tak Selalu Manis

  Pernah mencintai diam-diam? Pernah menunggu seseorang yang tak pernah kembali? Atau… pernah merasakan cinta yang datang terlalu terlambat? Buku Cappuccino adalah kumpulan cerita pendek yang akan membawa kamu menyusuri berbagai rasa dalam cinta— dari yang manis, pahit, hingga yang akhirnya… harus dilepaskan. Di dalamnya, kamu akan menemukan kisah-kisah seperti: cinta diam-diam yang berakhir dengan senyuman terakhir perasaan yang tak pernah terbalas hubungan yang melelahkan hingga cinta yang… “kedaluwarsa” dimakan waktu  Setiap cerita ditulis dengan bahasa yang sederhana, tapi penuh perasaan— seolah kamu sedang membaca potongan hidupmu sendiri. 💔 Kenapa buku ini wajib kamu punya? ✨ Relatable banget (banyak yang bilang: “ini gue banget…”) 📖 Cocok dibaca santai tapi tetap ngena ☕ Setiap cerita seperti secangkir cappuccino: ada pahit, ada manis 🫶 Bisa jadi teman di saat kamu lagi overthinking soal cinta 🎯 Cocok untuk kamu yang: Lagi jatuh cinta diam-diam Sedang move on Pernah...

Manusia Kuat Itu, Ibu

source: https://pin.it/3azR4oH3G Aku pikir manusia terkuat itu adalah orang yang memiliki kekuasaan, memeiliki banyak uang, hingga ia bisa mendapatkan apa pun yang dia mau. ternyata aku salah. Manusia terkuat itu adalah seorang yang mereka beri gelar, "Ibu". Ya, Ibu... Seorang perempuan yang rela meninggalkan dunia luasnya, demi menghidupkan dunia kecilnya yang ternyata tidak mudah. awalnya, ia pikir mengandung adalah masa tersulitnya. Badannya berubah. Suasana hatinya berubah. Bahkan selera makan pun berubah. ia yang dulu bisa makan apa saja, kini minum air putih saja rasanya mual. makan nasi putih dan telur dadar saja muntah. semakin perutnya membesar, memakai sepatu atau menggunting kuku saja perlu bantuan. posisi tidur tidak lagi nyaman. miring kiri, miring kanan, serba salah. Ia kira setelah bayinya lahir, beban itu hilang. Nyatanya, perjuangan itu baru akan dimulai. Melahirkan ternyata begitu sakit. Ia yang selalu merasa kuat, nyatanya berteriak ketika merasakan gelomba...

Menyambut Lailatul Qadar

 Resume Kajian Subuh Akhwat Al Lathiif Menyambut 10 Hari Terakhir Ramadhan Umi Aisyah 20 Ramadhan 1447 H Iman adalah motivasi terbesar dalam kehidupan seorang muslim. Dengan iman, seseorang mampu menjalani kehidupan dengan penuh harapan, ketenangan, dan kebahagiaan—baik di dunia maupun di akhirat. Iman bukan hanya sesuatu yang abstrak, tetapi bisa dijabarkan dalam kehidupan nyata dan dibuktikan melalui amal. Salah satu bentuk nyata dari iman adalah ketaatan kita menjalankan ibadah yang Allah perintahkan, termasuk ibadah puasa di bulan Ramadhan. Allah mensyariatkan puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi agar kita mencapai derajat takwa. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183...