Langsung ke konten utama

Postingan

Ketika Waktu Membawa Kita pada Kerugian

Resume Tarbiyyah Tadabur QS. Al Ashr Masjid Al Lathiif 13 September 2026 Pemateri: Ust. Fitrian Kadir QS. Al-'Ashr: Standar Minimum agar Tidak Merugi Surat Al-'Ashr merupakan salah satu surat pendek yang memiliki kandungan makna yang sangat besar. Surat ini tidak secara khusus menjelaskan bagaimana seseorang meraih kesuksesan duniawi, tetapi memberikan standar minimum agar manusia tidak mengalami kerugian yang hakiki. Karena itu, surat ini penting untuk dipelajari. Ia menjadi semacam guide minimum bagi seorang muslim: apa yang harus dimiliki agar hidupnya tidak berakhir dalam kerugian.  Waktu: Modal yang Terus Berkurang وَالْعَصْرِ ۝١  Demi masa.  — QS. Al-'Ashr: 1 Allah membuka surat ini dengan sumpah atas waktu. Waktu menjadi sesuatu yang sangat penting karena ia terus berjalan dan tidak pernah kembali. Setiap detik yang berlalu membawa kita semakin dekat kepada akhir kehidupan. Sejak seseorang dilahirkan, sesungguhnya ia sedang berjalan menuju kematian. Karena itu, wak...
Postingan terbaru

Ketika Hidup Terasa Berat

13 September 2026  Pemateri: Ust. Ardan & Ust. Ja'far Plaza Masjid Istiqamah  Melihat Ujian dengan Cara Pandang yang Benar Ketika melihat kehidupan orang lain yang tampak mudah dan menyenangkan, terkadang kita merasa bahwa hanya hidup kita yang penuh kesulitan. Padahal, bisa jadi orang lain pun melihat kehidupan kita sebagai sesuatu yang baik-baik saja. Kita sering kali hanya melihat hasil yang tampak, tanpa mengetahui proses panjang, perjuangan, dan air mata yang telah dilalui seseorang. Setiap manusia memiliki fase jatuh bangun masing-masing. Allah memberikan ujian kepada setiap hamba dengan bentuk, kadar, dan waktu yang berbeda-beda. Bahkan, kata musibah dalam bahasa Arab berkaitan dengan kata أَصَابَ (ashāba), yang bermakna mengenai atau menimpa dengan tepat. Dari sini kita dapat mengambil pelajaran bahwa apa yang Allah tetapkan bagi kita tidak pernah sia-sia. Ada hikmah, pelajaram, dan tujuan yang Allah kehendaki di balik setiap ketetapan-Nya, meskipun hikmah tersebut...

Visi Keluarga Muslim dan Kaitannya dengan Visi Keumatan

Resume Kajian Bulanan Orang Tua Santri Kuttab Al Fatih Bandung 5 September 2026 Pemateri : Ust. Hari Setiawan Pentingnya Memiliki dan Memurajaah Visi Allah ﷻ ketika menjelaskan tentang tujuan dan arah kehidupan manusia sering kali mengingatkan kita secara berulang. Salah satu bentuknya adalah ketika Allah menetapkan bahwa tujuan penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada-Nya. Tujuan tersebut terus kita ulang dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dalam shalat. Hal ini menunjukkan bahwa visi dan tujuan harus senantiasa diingat dan dimurajaah . Demikian pula dalam pendidikan anak. Kita perlu terus bertanya kepada diri sendiri: Untuk apa sebenarnya kita mendidik anak-anak kita? Anak seperti apa yang ingin kita lahirkan? Ke mana arah pendidikan keluarga kita? Jangan sampai perjalanan pendidikan anak justru membuat kita kehilangan arah karena terlalu sibuk mengejar kenikmatan dunia. Allah ﷻ berfirman dalam QS. Thaha ayat 130–131: QS. Thaha: 130 فَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَ...

Visi Rasulullah ﷺ untuk Generasi Abad ke-21

Resume Kajian Bulanan Orang Tua Santri Kuttab Al Fatih Bandung Pemateri: Ust. Imam Zarkasih 5 September 2026 Kuttab Al-Fatih (KAF) tidak didirikan semata-mata sebagai sebuah lembaga pendidikan. Lebih dari itu, KAF hadir sebagai bagian dari upaya membangun sistem perbaikan yang berangkat dari visi peradaban . Sebagaimana Muhammad Al-Fatih melewati proses pendidikan yang panjang hingga akhirnya mampu menaklukkan Konstantinopel, demikian pula generasi tidak mungkin lahir secara instan. Diperlukan proses pendidikan yang panjang, lingkungan yang baik, keteladanan, serta ekosistem yang mendukung. Karena itu, sebagai orang tua, kita perlu lebih giat membaca dan mempelajari buku-buku pendidikan. Tidak cukup hanya mengetahui kisah Muhammad Al-Fatih dari sisi penaklukannya terhadap Konstantinopel. Kita juga perlu mengenalkan kepada anak-anak kisah para nabi dan rasul, kisah Rasulullah ﷺ, kisah para sahabat dan Khulafaur Rasyidin, hingga kisah para tokoh Islam seperti Muhammad Al-Fatih. Dari ...

Karakteristik Wanita Muslimah

Resume Kajian Kitab Karakteristik Wanita Muslimah Bab: Wanita Muslimah Bersama Suaminya — Part 4 Pemateri: Umi Aisyah 6 September 2026 1. Doronglah suamimu untuk berinfak dan berbuat baik karena Allah Wahai saudariku, doronglah suamimu untuk berinfak di jalan Allah, bersikap dermawan, bersedekah, dan melakukan berbagai bentuk kebaikan karena Allah Subhanahu wa Ta'ala. Seorang suami dapat menjadi jalan menuju surga bagi istrinya, demikian pula sebaliknya, kehidupan rumah tangga dapat menjadi sebab seseorang mendapatkan kebinasaan apabila tidak dijalani dengan ketaatan kepada Allah. Karena itu, seorang muslimah perlu memiliki kecerdasan, termasuk dalam mengelola harta. Harta bukan sekadar sesuatu yang kita nikmati, tetapi amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa pada hari kiamat seorang hamba tidak akan bergeser kedua kakinya hingga ditanya tentang hartanya: dari mana ia memperolehnya dan untuk apa ia membelanjakannya. Karena itu, ketika mengeluarkan ...